صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا عَلَى أحْمَدَ وَالآلِ والأَصْحابِ مَنْ قدْ وحَّدَ
هُوَ خَلَقهما مِن نَفْسٍ واحدة فَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً وَنِسَاءً
إنه لن نَعِشْ حياةً طيبة إلا بجُهْدنا رِجَالاً وَنِسَاءً
إنه لن نشْهَدْ حياة عادلة إلا بعدلنا رِجَالاً وَنِسَاءً
والأَكْرَمُ لِلتّقَى في الوَحْيِ النازِلِ مِنْ دُوْنِ فَرْقِ جِنْسٍ قومٍ وعَلاء
فأجْرُ العامِلِينَ صِياماً وصلاة مَكْتُوبٌ لا فَرْقَ رِجَالاً وَنِسَاءً
والنَّهْضُ لِلْمَعْرُوفِ وَظْفٌ جَمَاعِي ومُؤْمِن مُؤْمِنة هُم كلُّ أولِيَاء
فلا ينْبَغِي فِي عِمَارةِ مَسْجِدِ مَنْعُ إِمَاءِ اللهِ بُكْرَةً وعَشاءً
والرُّشْدُ النبَوِي مِنْ دُونِ  الغُمُوضِ هُنَّ هُم فشَقَائِقُ وأوْلِيَاء

Transliterasi:

Shalli wa sallim daa’iman ‘ala ahmada Wal aali wal ash-haabi man qa wahhada
Huwa khalaqahumaa min nafsiw wahidah Fa bats-tsa minhumaa rijaalaw wan-nisa
Innahuu lan nash-had hayaatan thoyyibah Illa bi juhdinaa rijaalaw wan-nisaa
Innahu lan na’ish hayaatan ‘aadilah Illa bi ‘adlinaa rijaalaw wan-nisaa
Wa al-akrom lit-tuqa fil wahyin naazil Min duuni farqi jinsin qawmin wa ‘ala
Fa ajrul ‘aamiliin shiyaaman wa sholaah Maktuubun la farqa, rijaalan wa nisaa
wan nahdhu lil ma’ruufi wazhfun jamaa’iya wa mu’min mu’munah hum kullu awliyaa
Falaa yanbaghii fii ‘imaaroti masjidi Man’u imaillaahi bukroh wa ‘asyaa
Wa ar-rusydu nnabawai min duunil ghomuudhi Hunna hum fasyaqaa’iqu wa awliyaa

Artinya:

Ya Allah berkatilah dan berilah keselamatan kepada Nabi Muhammad selamanya
dan para sahabatnya serta siapapun yang mengesakan Tuhan

Allah telah menciptakan keduanya, laki-laki dan perempuan
dari diri yang satu dan sama, kemudian Dia ciptakan dari keduanya manusia laki-laki dan perempuan

Sungguh, kita tidak akan pernah bisa menyaksikan kehidupan sejahtera,
tanpa kerja keras kita semua, laki-laki dan perempuan

Sungguh, kita tidak akan pernah bisa merasaka keadilan dalam hidup,
jika tanpa keadilan untuk kita semua, laki-laki dan perempuan

Dalam wahyu yang diturunkan,yang mulia adalah yang bertakwa,
tanpa membedakan jenis kelamin, suku, maupun status sosial

Pahala mereka yang beramal, baik puasa maupun sembahyang,
ditetapkan, tanpa membedakan mereka laki-laki atau perempuan

Bangkit untuk kebenaran adalah kewajiban bersama
antara laki-laki dan perempuan yang beriman yang satu adalah mitra bagi yang lain

Menghidupkan dan meramaikan aktivitas masjid tidak selayaknya dilakukan
dengan menutup peran para perempuan baik pada pagi hari maupuan malam hari

Petunjuk Nabi, jelas dan tegas menyatakan
bahwa perempuan dan laki-laki, yang satu adalah saudara dan mitra yang lain

BAGIKAN
Faqih Abdul Kodir
Faqih Abdul Kodir, biasa disapa Kang Faqih adalah alumni PP Dar al-Tauhid Arjawinangun, salah satu wakil ketua Yayasan Fahmina, dosen di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan ISIF Cirebon. Saat ini dipercaya menjadi Sekretaris ALIMAT, Gerakan keadilan keluarga Indonesia perspektif Islam.