Shalawat Keadilan dan Kemitraan

1
1569

صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا عَلَى أحْمَدَ
وَالآلِ والأَصْحابِ مَنْ قدْ وحَّدَ

هُوَ خَلَقهما مِن نَفْسٍ واحدة
فَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً وَنِسَاءً

إنه لن نَعِشْ حياةً طيبة
إلا بجُهْدنا رِجَالاً وَنِسَاءً

إنه لن نشْهَدْ حياة عادلة
إلا بعدلنا رِجَالاً وَنِسَاءً

والأَكْرَمُ لِلتّقَى في الوَحْيِ النازِلِ
مِنْ دُوْنِ فَرْقِ جِنْسٍ قومٍ وعَلاء

فأجْرُ العامِلِينَ صِياماً وصلاة
مَكْتُوبٌ لا فَرْقَ رِجَالاً وَنِسَاءً

والنَّهْضُ لِلْمَعْرُوفِ وَظْفٌ جَمَاعِي
ومُؤْمِن مُؤْمِنة هُم كلُّ أولِيَاء

فلا ينْبَغِي فِي عِمَارةِ مَسْجِدِ
مَنْعُ إِمَاءِ اللهِ بُكْرَةً وعَشاءً

والرُّشْدُ النبَوِي مِنْ دُونِ الغُمُوضِ
هُنَّ هُم فشَقَائِقُ وأوْلِيَاء

Transliterasi:

Shalli wa sallim daa’iman ‘ala ahmada
Wal aali wal ash-haabi man qa wahhada

Huwa khalaqahumaa min nafsiw wahidah
Fa bats-tsa minhumaa rijaalaw wan-nisa

Innahuu lan nash-had hayaatan thoyyibah
Illa bi juhdinaa rijaalaw wan-nisaa

Innahu lan na’ish hayaatan ‘aadilah
Illa bi ‘adlinaa rijaalaw wan-nisaa

Wa al-akrom lit-tuqa fil wahyin naazil
Min duuni farqi jinsin qawmin wa ‘ala

Fa ajrul ‘aamiliin shiyaaman wa sholaah
Maktuubun la farqa, rijaalan wa nisaa

wan nahdhu lil ma’ruufi wazhfun jamaa’iya
wa mu’min mu’munah hum kullu awliyaa

Falaa yanbaghii fii ‘imaaroti masjidi
Man’u imaillaahi bukroh wa ‘asyaa

War-rusydun-nabawii min duunil ghumuudhi
Hunna hum fasyaqaa’iqu wa awliyaa

Terjemahan:

Ya Allah berkatilah dan berilah keselamatan kepada Nabi Muhammad selamanya
dan para sahabatnya serta siapapun yang mengesakan Tuhan

Allah telah menciptakan keduanya, laki-laki dan perempuan
dari diri yang satu dan sama, kemudian Dia sebar dari keduanya manusia yang banyak (laki-laki dan perempuan)

Sungguh, kehidupan yang sejahtera tak kan bisa disaksikan
tanpa kerja keras kita semua, laki-laki dan perempuan

Keadilan hidup juga tidak akan pernah kita rasakan
jika tanpa keadilan untuk semua, laki-laki dan perempuan

Dalam wahyu yang diturunkan, kemuliaan itu untuk yang bertakwa
Tanpa membedakan jenis kelamin, suku, maupun bangsa

Pahala mereka yang beramal, baik puasa maupun sembahyang,
Juga ditetapkan, tanpa membedakan laki-laki atau perempuan

Bangkit untuk kebenaran adalah kewajiban bersama
Laki-laki mukmin dan perempuan mukminah, satu sama lain bermitra

Meramaikan aktivitas masjid juga seharusnya terbuka untuk semua
Tidak selayaknya menutup peran perempuan sepanjang masa

Petunjuk Nabi jelas dan tak perlu ditutupi
bahwa perempuan dan laki-laki adalah setara secara hakiki

BAGIKAN
Faqih Abdul Kodir
Faqih Abdul Kodir, biasa disapa Kang Faqih adalah alumni PP Dar al-Tauhid Arjawinangun, salah satu wakil ketua Yayasan Fahmina, dosen di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan ISIF Cirebon. Saat ini dipercaya menjadi Sekretaris ALIMAT, Gerakan keadilan keluarga Indonesia perspektif Islam.