Jika membaca hadis-hadis Nabi Saw tentang perempuan, kebanyakan orang akan mengingat teks-teksnya yang berbicara mengenai penciptaan dari tulang rusuk, perempuan sebagai fitnah dan penggoda, sebagai penghuni neraka terbanyak, kurang akal dan kurang agama, harus ditemani mahram kalau keluar rumah, dan hal-hal yang menitik beratkan pada kewajiban besar mereka untuk selalu melayani dan menyenangkan suami.

Terinspirasi dari karya Syaikh ‘Abdul Halim Abu Shuqqah (1924-1995), Tahrir al-Mar’ah fi Asr al-Risalah, yang telah mengumpulkan hamper 2000 teks hadis sahih dari al-Bukhari dan Muslim, yang menggambarkan posisi dan peran perempuan yang jauh lebih beragam dan kompleks dari sekedar gambaran di atas, di sini dikompiliasi 60 hadis mengenai relasi seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Hadis-hadis dikelompokkan dalam berbagai tema, diawali dengan tema terkait prinsip relasi, menyusul posisi dan hak-hak perempuan baik di ranah domestik maupun publik, hingga yang terkait dengan relasi suami istri. Satu persatu hadis akan disebutkan, dengan rujukkan dari sumber-sumbernya, dan penjelasan singkat mengenai isi hadis tersebut.

Dengan kompilasi ini diharapkan masyarakat muslim bisa mengenali bagaiman posisi dan peran perempuan tergambar sebagai manusia yang utuh dan setara dengan laki-laki. Penomoran hadis-hadis dalam kompilasi ini didasarkan pada “Mausuu’ah al-Hadis asy-Syarif”, terbitan al-Maknaz al-Islami (2000). Berikut ini adalah hadis-hadis yang dimaksud:

BAGIKAN
Faqih Abdul Kodir
Faqih Abdul Kodir, biasa disapa Kang Faqih adalah alumni PP Dar al-Tauhid Arjawinangun, salah satu wakil ketua Yayasan Fahmina, dosen di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan ISIF Cirebon. Saat ini dipercaya menjadi Sekretaris ALIMAT, Gerakan keadilan keluarga Indonesia perspektif Islam.
  • Moh Dedik Sudargo

    gus, dimana ya beli kitab ini? saya nyari di toko kitab tidak ada..?